Tips Membeli Mobil Bekas

Posted by cikul | Posted in Life, Tips | Posted on 31-12-2009-05-2008

9

Tips berikut ini berdasar pengalaman pribadi dan hasil searching di forum-forum otomotif dan internet. Saya share siapa tahu berguna bagi rekan2 yang ingin membeli mobil, khususnya mobil bekas.

Berbeda dengan membeli mobil baru yang masih digaransi oleh dealer/showroom, membeli mobil bekas membutuhkan ketelitian, karena jika kita kurang teliti, maka akan bisa muncul biaya-biaya tambahan lain untuk membenahi mobil tersebut hingga benar2 siap kita pakai.

Berikut tips membeli mobil bekas :

  1. Sebelumnya anda sudah harus tahu tipe mobil apa yang anda inginkan, apakah anda membutuhkan mobil Sedan dengan kapasitas 5 orang ataukah anda menginginkan Family Car yang berkapasitas lebih besar. Penentuan tipe mobil yang akan kita beli ini penting untuk memfokuskan mobil bekas yang akan kita cari.
  2. Setelah anda menentukan tipe mobil yang ingin anda beli, anda harus tahu kira-kira harga pasaran mobil tersebut. Harga pasaran bisa anda cari dengan rajin membuka iklan baris di koran maupun anda browsing ke situs2 yang menyediakan bursa jual beli mobil bekas.
  3. Harus di ingat, membeli mobil bekas bisa juga membeli problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah tenggelam, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya.
  4. Test drive itu penting. Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan.
  5. Cek Fisik Kendaraan merupakan hal yang paling penting dalam anda mencari mobil bekas, berikut beberapa bagian fisik kendaraan yang perlu anda teliti :
    • Body, diusahakan memilih yang masih utuh, artinya blum kropos, nat-nat body masih lurus, nut=lekukan body mobil, kaleng/blum ada dempul yang melekat, dan kalo bisa orisinil cat) kalo menurut saya seh, mending mobil cat nya abis (mbladus) tapi orisinil, dari pada yang masih mengkilap tapi cat ulang+dempul tebal. nah knapa saya bilang dempul tebal kurang baek?? karena dempul bisa merubah nut yg kurang lurus menjadi sempurna. Kita pasti ndak tau apa di balik dempul itu, entah abis penyok, tabrakan dll.
    • Mesin, diusahakan nyari mesin yang kering (belum ada tetesan OLie/olie yg keluar dari perpak) kalo ada yg rembesan oli, brarti kita harus turun mesin ganti packing tuh, dan nyari mesin yg halus (dalam artian kondisi ndak rusak) metal jalan, seker harus dicek. Untuk memastikan cukup geber mesin mobil dan liat aja dibagian knalpot kluar asap ndak?? Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran. Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air. Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung juga smooth.
    • Kaki-kaki, test dulu mobil untuk jalan, untuk belok full stir. Misalkan ada bunyi kletek-kletek, berarti ada yang tidak sehat di kaki2 mobil tersebut, khususnya bagian Kokel/Drive Shaft yang harus jadi perhatian, karena sering kali rusak dan harga part-nya juga cukup mahal.
    • Odometer, sudah berapa kilometer-kah berjalan, tetapi jangan percaya begitu saja, karena odometer dapat diset ulang, nah ini yang seringkali kita tertipu, biasanya untuk melihat hal itu tidakterlalu susah, anda dapat melihat tahun kendaraan, dan dapat diperkirakan kalau kendaran ini sudah lari berapa Km, dan juga, kendaraan ini dulunya berfungsi sebagai apa, mobil angkut barang, antar jemput,dsb. Dari situ anda dapat menyimpulkan kondisi kendaran tersebut.
  6. Cocokkan Nomor mesin dengan BPKB kendaraan dan Cocokan Nomer Faktur & Tanggal Faktur di BPKB dengan Faktur Asli ( Bila Ada )
  7. Lampu-lampu, Mulai depan (lampu utama), belakang, kabin hingga indikator. Ini perlu, terutama untuk mobil yang usia sudah di atas 10 tahun. Selain dari umur bohlam, kerja lampu juga dipengaruhi oleh kondisi soket, kabel, sekring dan sistem kelistrikan lainnya. Ganti bohlam saja murah, tapi kalau harus sistem kabel, dananya cukup besar.
  8. Aki, Untuk mengecek kemampuan menampung arus listrik aki mobil memang butuh alat khusus. Tapi Anda bisa melihat tinggi cairan, dan jika dinding aki tembus pandang perhatikan apakah sel-sel sudah ada yang melengkung. Perhatikan pula jika ada korosi pada terminal aki. Lihat juga kabel positif dan negatif yang mungkin longgar. Korosi dan kabel kendur membuat daya hantar arus listrik lemah. Sehingga tidak cukup kuat untuk memutar mesin.
  9. Belt, Belt yang slip dapat menimbulkan suara berdecit yang keras. Kendurnya belt dapat mempengaruhi pendinginan mesin, kerja alternator, power steering dan AC. Karena harga belt ini tidak mahal, jadi sebaiknya diganti setelah membeli.
  10. ShockBreaker, Komponen ini vital bagi kestabilan dan keselamatan berkendara. Jika sudah lemah atau rusak, ayunan mobil sudah tidak teredam dengan baik dan dapat memperpendek umur pakai ban. Umumnya, sokbreker oli cenderung lebih mudah dideteksi kerusakannya dengan melihat apakah ada lelehan oli pada area di sekitarnya. Masalah lainnya adalah dudukan sokbreker yang sudah diserang karat.
  11. Cek Knalpot, Perlu diingat bahwa suara mesin yang halus belum tentu menjamin kondisinya tidak bermasalah, karena banyak juga orang yang ternyata salah mengasumsikan hal ini. Jadinya ada rasa kecewa setelah membeli mobil tersebut pun dibeli, karena harus mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk biaya perbaikannya ke bengkel mobil.Nah…,untuk menghindari kesalahan dalam menilai kondisi mesin mobil berbahan bakar bensin, ada cara lain yang sangat mudah untuk mengetahui kondisi mesin , yaitu bisa melihat dan menjadikan kondisi ujung knalpot mobil tersebut sebagai indikator kondisi mesin.
    • Terdapat Lelehan Oli, jika ujung knalpot seperti ini, berarti ada masalah pada mesin, penyebabnya bisa dikarenakan kerusakan pada seal klep, ring piston atau sudah terdapat adanya baret pada dinding silinder mesin sehingga oli mesin masuk kedalam ruang pembakaran. Biasanya jika terjadi hal ini, knalpot mobil akan mengeluarkan asap putih yang pekat saat mesin menyala.
    • Terdapat Kerak Hitam Karbon, Kerak hitam pada ujung knalpot disebabkan karena tidak sempurnanya pembakaran pada mesin. Terlalu banyak bensin dibanding udara dalam ruang mesin, sehingga banyak bensin yang tidak terbakar sempurna yang kemudian menghasilkan asap dan kerak hitam pada saluran knalpot. Jika terjadi hal ini biasanya mesin brebet, tidak bertenaga dan boros bensin. Asap hitam juga bisa disebabkan karena saringan udara kotor ataupun injector bermasalah.
    • Bersih dan berwarna abu-abu, Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa pembakaran mesin sudah ideal, perbandingan antara bensin dan udara untuk proses pembakaran sudah seimbang. Proses menyeimbangkan campuran antara bensin dan udara lebih untuk mesin mobil yang masih menggunakan karburator, karena jika yang menggunakan sistem injeksi, pengaturan perbandingannya (Air Fuel Ratio) sudah akurat karena sudah diatur oleh ECU
    • Tetesan / Percikan Air, Jika terdapat tetesan air pada saat mesin dalam kondisi dingin adalah hal yang wajar. Ini disebabkan karena adanya proses kondensasi yang menyebabkan adanya embun atau uap air pada saluran knalpot, air pun akan segera hilang setelah mesin panas. Namun jika air masih tetap keluar secara terus menerus setelah mesin panas, maka dapat dipastikan bahwa adanya kebocoran pada paking head sehingga air radiator masuk ke dalam mesin, lama kelamaan hal ini bisa merusak mesin karena korosi pada dinding silinder.
  12. Ban, cek juga kondisi ban, ban yang sudah tipis/aus akan mempengaruhi berkendara anda, disamping membahayakan apabila mobil dijalankan di jalan raya baik khususnya dalam kecepatan tinggi. Jika memang Ban sudah tipis tapi kondisi mobil masih bagus, mungkin anda bisa minta diskon, itung2 buat biaya beli ban baru hehe.. :)
  13. Terakhir yang paling penting, Mintalah histori service dari mobil tersebut, termasuk kapan terakhir ganti oli, ganti timing belt, tune up, dll. Hal itu penting untuk mengantisipasi periode service berikutnya dan untuk mengetahui apakah pemilik sebelumnya merawat mobilnya dengan benar atau tidak.

Untuk mempermudah, silahkan download checklist_beli_mobil yang saya dapatkan dari duniabengkel.com. Anda tinggal isi checklist tersebut dan tentukan apakah mobil yang anda incar layak atau tidak untuk anda beli.

Incoming search terms:

tips membeli mobil bekas | mobil bekas | tips membeli mobil sedan bekas | tips beli mobil bekas | membeli mobil bekas | tip membeli mobil bekas | mobil classy | Tips beli mobil sedan bekas | tips membeli mobil second | panduan membeli mobil bekas | 

Share and Enjoy

Comments posted (9)

Kata tukang bengkel dekat rumah saya, mending cari mobil bekas dilihat dari bodi (cat & Interior) daripada mesin. Karena bodi lebih mahal perbaikinya daripada mesin. Betul gak boss…..???

Betul mas.. kalau mesin memang masih relatif lebih terjangkau kalau harus benahin daripada body, makanya di artikel ini saya juga tekankan untuk memperhatikan dari sisi bodi dan kaki2 mobil yang paling penting.

Thanks sarannya..

Seringkali kita hanya melihat dari sudut luarnya saja, tanpa melihat dalamnya. Dan mintalah si penjual untuk mengadakan test drive, hal ini

penting karena apakah anda tahu bagaimana karakter si pengemudi itu, setelah itu mintalah dia membuka kap mesin dan suruh membuka tutup pengisian oli. Apakah setelah mesin dijalankan keluar asap dari lubang pengisian oli tersebut. Jika ya, maka jangan beli obil tersebut, dikarenakan mobil tersebut pasti mengalami kerusakan yang serius! dan untuk memperbaikinya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

lets go to http://uii.ac.id/ …….!!!!!

aku audah bli mbil second daihatsu feroza, pemakaian pertama sih oke ngga ada masalah, tp pas pemakaian 3 bulanan, sudah ada bunyi tubrukan besi di bawah mesin jika ingin belok kanan maupun kiri, kira- kira itu penyebabnya apaya…….mksh

mantap tips nya ini.. boleh deh bawa mobil ke kantor dah..;)

info bagus. nice blog,thank
salam

izin copas mas, link narasumber tentu tidak akan saya lupakan.

Write a comment

*